Kumpulan Sastra Jawa, Geguritan, Cerkak, Cerita Wayang

Ana Catur Mungkur | Ungkapan Tradisional

Ana Catur Mungkur | Ungkapan Tradisional
Ana Catur Mungkur | Ungkapan Tradisional

Ana Catur Mungkur

Ungkapan Tradisional dalam budaya jawa, ana catur mungkur tegese ora gelem ngrungokake rerasan kang ora becik, jika di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia arti dari ana catur mungkur adalah tidak mau mendengarkan omongan yang tidak baik.

Ana Catur Mungkur, selalu diterapkan dalam kehidupan orang jawa, dalam kehidupan sehari-hari penerapan ungkapan tradisional ana catur mungkur adalah tidak mau mendengarkan obrolan orang lain yang tidak baik, dalam kondisi sebenarnya Ana Catur Mungkur adalah menghindari pembicaraan yang membicarakan kejelekan orang lain.

Falsafah orang jawa memang mengajarkan untuk selalu berbuat baik antar sesama manusia, perbuatan menjelek-jelekkan orang lain atau membicarakan orang lain (Sanja) memang harusnya selalu dihindari, karena jika berlarut-larut dalam membicarakan kejelekan orang lain akan berakibat pecahnya kerukunan antar manusi. Dalam Ungkapan Tradisional Ana Catur Mungkur ini mengajarkan seseorang agar lebih baik diam daripada membicarakan kejelekan orang lain.
Previous
Next Post »