Kumpulan Sastra Jawa, Geguritan, Cerkak, Cerita Wayang

Angin silem ing warih | Ungkapan Tradisional

Angin silem ing warih

Angin silem ing warih | Ungkapan Tradisional
Angin silem ing warih | Ungkapan Tradisional
Ungkapan Tradional Budaya Jawa yang satu ini memang sekarang ini jarang terdengar diucapkan, Angin Silem Ing Warih jika diartikan satu per satu dari kalimat ini adalah Silem artinya menyelam sedangkan Warih yang berarti Air. Jika kata tersebut digabung Angin silem ing warih tegese tumindak ala kanthi sesidheman.

Ungkapan Tradisional Bahasa jawa ini memang sudah dikenal baik oleh masyarakat sejak jaman dahulu, dengan ungkapan-ungkapan jawa ini mempunyai fungsi dan tujuan untuk mendidik atau menanamkan sikap unggah-ungguh dan menghormati kepada orang yang lebih tua.

Tumindak Ala kanthi sesidheman ini jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia mempunyai makna, melakukan tindakan yang jahat (ala) dengan (kanthi) sembunyi-sembunyi (Sesidheman). Ungkapan Tradisional basa jawa Angin Silem ing Warih ini sangat jelas mengungkapkan seseorang yang melakukan tindak kejahatan dengan cara sembunyi-sembunyi.

Secara tidak langsung ungkapan tradisional Angin Silem ing Warih menggambarkan kejelekan sifat manusia yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan kejahatan yang tersembunyi, jika perilaku ini diterukan berulang-ulang maka akan dapat dipastikan  dapat merugikan diri sendiri dan juga merugikan orang lain.
Previous
Next Post »