Category Archives: Artikel
PULUNG GANTUNG; SEBUAH MITOS DATANGNYA KEMATIAN DI WILAYAH GUNUNG KIDUL* Analisis Semiotik Cerpen ‘Pohon Mangga Warisan Kakek’
Pengantar Karya sastra merupakan cerminan dari fenomena sosial yang muncul dalam masyarakat. Ia lahir dari imajinatif pengarang, dimana bahasa sebagai mediumnya dan dalam sastra tersebut dominan dengan aspek estetiknya (Rene Wellek & Austin Warren, 1993: 11-23). Sebagai karya yang dominan … Continue reading
SASTRA TEMBANG MACAPAT: IDEOLOGI DAN PEMIKIRAN PENGARANGNYA*
Pengantar Tembang macapat merupakan hasil karya sastra Jawa baru yang berkembang setelah periode Jawa Kuna dan Jawa Tengahan. Saat itulah, banyak terjadi pemugaran (renaissance) teks sastra Jawa Kuna yang ditulis kembali ke dalam bahasa Jawa baru dan dengan metrum baru … Continue reading
SELAYANG PANDANG SOAL TRADISI LISAN JAWA
A. Paribasan; arti dan fungsi 1. Arep jamure emoh watange. Yang berarti ‘gelem kepenake ora gelem rekasane’ (mau enaknya saja yang sulit-sulit dihindari). Peribahasa tersebut ditujukan bagi orang-orang yang malas bekerja, malas berusaha, cuek dan hanya mau hasilnya saja (tidak … Continue reading
PIWUCALAN SULUKAN MINANGKA SRANA NGUDI RESEPING SEKAR TUWIN SURAOSIPUN CAKEPAN
A. Purwaka Ing donyaning pedhalangan tembung “sulukan” menika kados sampun limrah. Nalika dhalang mbabar cariyos ing pagelaran ringgit, temtu kemawon dipun-sarengi sulukan pinangka suka reseping pagelaran tuwin mratelakaken suraosipun cariyos. Sedaya lelagoning dhalang ingkang awujud; lagon, kawin, ada-ada lan sapanunggalanipun … Continue reading
KORELASI IRINGAN GENDHING DAN TARI PADA PERTUNJUKAN DRAMATARI
1. Pendahuluan Tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak-gerak ritmis yang indah (Soedarsono, 1978: 3). Elemen dasarnya adalah gerak dan ritme. Adapun gerak yang dimaksud tentunya adalah gerak-gerak yang indah, tertata, dan mengandung irama, bukan hanya asal gerak. … Continue reading